Tampilkan postingan dengan label Dev C. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dev C. Tampilkan semua postingan

Program Searching/Pencarian data menggunakan Binary Search, Squencial Search dan Interpolation Search Mengunakan Bahasa Pemrograman C++

Program Searching/Pencarian data menggunakan Binary Search, Squencial Search dan Interpolation Search Mengunakan Bahasa Pemrograman C++



#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <math.h>
#include <cstdlib>

int array[100];
int low, high, pos, cari, flag=0, a, e, i, awal, tengah, akhir, pil, x, d,b,max,kel=1,titip,ok,ed;
float posisi;
void sequential();
void binary();
void interpolation();
main()
{
//memasukkan data
    printf("Jumlah Data Yang Anda Inginkan (Max 100): "); scanf("%d", &a);
    printf("Masukkan Datanya (tidak boleh sama & harus urut dari terkecil) :\n");
    for(i=0;i<a;i++)
    {printf("data ke %d = ", i+1);
    scanf("%d", &array[i]);}
//menampilkan data
    printf("\ndata yang anda masukkan : \n");
    for(i=0;i<a;i++)
    {printf("%d ", array[i]);}
//pilihan menu
system ("CLS");
    while(pil != 4)
{printf("\n\npilihan metode pencarian data: \n");
    printf("1. Sequential Search \n");
    printf("2. Binary Search \n");
    printf("3. Interpolation Search \n");
    printf("4. keluar \n");
    printf("pilihan anda : ");scanf("%d", &pil);
switch(pil)
    {
case 1: //cari data
             {system ("CLS");
printf("\t\t\tSequential Search\n");
printf("\nmasukkan data yang dicari : ");
             scanf("%d", &cari);
             sequential();} break;
case 2: //cari data
              {system ("CLS");
  printf("\t\t\tBinary Search\n");
  printf("\nmasukkan data yang dicari : ");
              scanf("%d", &cari);
              binary();} break;
case 3: //cari data
              {system ("CLS");
  printf("\t\t\tInterpolation Search\n");
  printf("\nmasukkan data yang dicari : ");
              scanf("%d", &cari);
              interpolation();} break;
case 4:
  system ("CLS");
  printf("Copyright (c) http://fachryasprog.blogspot.com");
    };
if (pil == 1 || pil == 2 || pil == 3 )
printf("\nTekan enter untuk kembali ke menu utama");

getch();};
return 0;
}

void sequential()
{
for(i=0 ; i<a ; i++)
    {if(array[i]==cari)
    {flag=1;
    break;}
    }
      if(flag == 1)
    {
printf("data yg dicari di index ke-%d", i+1); e = i;
// mengedit data
for(i=e; i<a; i++)
    {array[i]= array[i+1];}
printf("\n\nubah datanya  = ");
for(i=a;i>e;i--)
    {array[i]=array[i-1];}
scanf("%d", &array[e]);
//mencetak dan mengurutkan data
printf("\ndata anda sekarang : \n");
    for (kel=0;kel<a;kel++)
    {
max=array[kel];
for(i=kel;i<a;i++)
        if(array[i]<=max)
        {max=array[i];
            ok=i;}

    titip=array[kel];
    array[kel]=array[ok];
    array[ok]=titip;
}
for(e=0;e<a;e++)
    {printf("%d ",array[e]);}
    array[i] == array[e];
    }
    else printf("data tdk ditemukan");
}

void binary()
{
    flag = 0;
    awal=0;
    akhir=a-1;
    while(awal<=akhir && flag == 0)
    {
        tengah = (awal+akhir)/2;
        if(array[tengah]==cari)
        {flag=1; break;}
else if(array[tengah]<cari)
        {awal=tengah+1;}
        else
        {akhir=tengah-1;}
    }

if(flag==1)
    {
        printf("data yg dicari di index ke-%d", tengah+1);
// mengedit data
for(i=tengah; i<a; i++)
    {array[i]= array[i+1];}
    printf("\n\nubah datanya  = ");
for(i=a;i>tengah;i--)
    {array[i]=array[i-1];}
scanf("%d", &array[tengah]);
//mencetak dan mengurutkan data
    printf("\ndata anda sekarang : \n");
for (kel=0;kel<a;kel++)
    {
max=array[kel];
    for(i=kel;i<a;i++)
if(array[i]<=max)
        {max=array[i];
        ok=i;}

        titip=array[kel];
        array[kel]=array[ok];
        array[ok]=titip;
    }
for(e=0;e<a;e++)
    {printf("%d ",array[e]);}
    array[i] == array[e];
    }
    else printf("data tdk ditemukan");
}

void interpolation()
{
    flag=0;
    low=0;
    high=a-1;
    do
    {
    posisi=(float)(cari-array[low])/(array[high]-array[low])*(high-low)+low;
    pos=floor(posisi);
    if(array[pos]==cari)
{
flag =1;
break;
    }
    if(array[pos]>cari) high=pos-1;
    else if(array[pos]<cari) low=pos+1;
    }
while(cari>=array[low] && cari<=array[high]);
if(flag==1)
    {
    printf("data yg dicari di index ke-%d", pos+1);
// mengedit data
for(i=pos; i<a; i++)
    {array[i]= array[i+1];}
    printf("\n\nubah datanya  = ");
for(i=a;i>pos;i--)
    {array[i]=array[i-1];}
    scanf("%d", &array[pos]);
//mencetak dan mengurutkan data
    printf("\ndata anda sekarang : \n");
    for (kel=0;kel<a;kel++)
    {
max=array[kel];

    for(i=kel;i<a;i++)
if(array[i]<=max)
    {max=array[i];
    ok=i;}

    titip=array[kel];
    array[kel]=array[ok];
    array[ok]=titip;
    }
    for(e=0;e<a;e++)
    {printf("%d ",array[e]);}
    array[i] == array[e];
    }
    else printf("data tdk ditemukan");
}


Membuat Program Searching Menggunakan Bahasa Pemrograman C++

Membuat Program Searching Menggunakan Bahasa Pemrograman C++



Jelaskan yang dimaksud dengan Searching!

Searching adalah proses yang fundamental dalam pemrograman, guna menemukan data (nilai) tertentu didalam sekumpulan data yang bertipe sama.

2. Jelaskan kelebihan dan kekurangan searching pada bahasa C/C++!

Searching mempunyai kelebihan apabila data yang dicari letaknya pada data-data awal sehingga prosesnya berjalan cepat. namun searching mempunyai kelemahan apabila data yang dicari letaknya pada data terakhir maka dalam penggunaan waktu, proses ini berjalan lama.

3. Sebagai programmer, mengapa anda menggunakan searching!
Karena dapat memudahkan pencarian data.



#include<iostream>
#include<iomanip>
#include<iomanip>
#include<conio.h>
using namespace std;

int mult(int i, int j, int k);
int searching(int p);
int main ()
{
cout<<"====================FERY FEBRIANTO==============="<<endl;
cout<<"===================NIM = 2014143159=============="<<endl;
cout<<"=================KELAS 02 TPLPS (619)============"<<endl;
int i, j, k,p;
p=0
; cout << "\nMasukkan jumlah barang:";
cin>>i;
cout << "Masukkan harga barang :";
cin>>j;
cout << "Masukkan satuan barang :";
cin>>k;
cout<< "Hasil Perkalian barang Itu Adalah = " << mult(i, j, k);
cout<< "\nsearching: " << searching(p);
return 0;
}

int mult(int i, int j, int k)
{
return i*j*k;
}
int searching(int p)
{
int dataku [10] =
{1,4,9,10,14,5,2,20,35,15};
int caridata, i, flag =0;
cout<<"\n==========================================="<<endl;
cout<<" \nPENCARIAN DENGAN SEQUENTIAL SEARCH"<<endl;
cout<<"==============================================="<<endl;
cout<<"Data : ";
for(int n=0; n<10; n++)
cout<<setw(4)<<dataku[n];
cout<<endl;

cout<<"\nMasukkan data yang ingin Anda cari:";
cin>>caridata;
//cari dengan metode sequential search()
for(i=0; i<10; i++)
{
if(dataku[i]== caridata)
{
flag = 1;
break;
}
}


//cetak hasil
if(flag==1)
cout<<"Data ditemukan pada indeks ke-"<<i<<endl;
else
cout<<"Data tidak ditemukan"<<endl;


_getche();
return p;
}


program searching c++

Contoh Program Aplikasi Menggunakan Bahasa C++ (Perulangan while, for, switch case) Sederhana

Contoh Program Aplikasi Menggunakan Bahasa C++ Sederhana


Sebelum masuk ke contoh program c++ anda harus mengetahui apa sih c++ itu, sekarang saya akan menjelaskan secara rinci pengertian c++ dulu.

C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh Bjarne Stroustrup, yang merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bong Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu B, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading.[butuh rujukan] Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek.

jika sudah tau apa itu c++ maka anda sudah melihat dasar dari pemrograman c++
yuk langsung aja saya kasih contoh program aplikasi c++

1. Program c++ menentukan grade seperti lulus atau tidaknya suatu pernyataan yang dibuat
contoh :

#include <stdio.h>
#include <iostream>
#include <string>

using namespace std;
int main (){
char nama[30], grade;
double berat, umur, nilaiakhir;
string status;

cout<<"=====================================\n";
cout<< "Jenis Ikan: "; gets(nama);
cout<< "Berat Ikan (Kg) : ";cin>>berat;
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : ";cin>>umur;
cout<<"=====================================\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : "<<berat<<" Kg"<<"\n";
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : "<<umur<<" Bulan"<<"\n";
grade = 'X';
status = "X";

nilaiakhir = (4*umur) + (6*berat);

if((berat >=0)&&(berat<=1000)){
if ((umur>=0)&&(umur<=100)){
if(nilaiakhir >= 50){
grade = 'A';
}else if (nilaiakhir >=30){
grade = 'B';
}else if (nilaiakhir >=15){
grade = 'C';
}else if (nilaiakhir >=7){
grade = 'D';
}else{
grade = 'E';
}

switch (grade){
case 'A' : status = "4 Porsi kenyang"; break;
case 'B' : status = "3 Porsi Agak Kenyang"; break;
case 'C' : status = "2 Porsi Bisa"; break;
case 'D' : status = "1 porsi Biasa"; break;
default : status = "Mungkin Tulang";
}
}else{
cout << " Umur Kelebihan Mungkin Dagingnya Alot";
}
}else{
cout<< "Berat Kelebihan Timbangan Rusak";
}
cout <<"Nilai Bobot : "<<nilaiakhir<<endl;
cout <<"Grade : "<<grade<<endl;
cout <<"Status : "<<status<<endl;
}

jika sudah di copy maka tampilan setelah di compile akan menjadi seperti di bawah ini.

aplikasi c++ perulangan

2. NAH yang contoh yang ke dua ini adalah program aplikasi c++ menggunakan perulangan switch case.
contoh : 

#include <iostream>

using namespace std;
int main(){
char nama[30], grade;
double berat, umur, bobotnilai;
string untuk;
int i, j, pilih;
do{
cout<<"..........::PILIHAN MENU::...........\n";
cout<<"=====================================\n";
cout<<"1. Ikan Lele"<<endl;
cout<<"2. Ikan Gabus"<<endl;
cout<<"3. Ikan Gurame"<<endl;
cout<<"0. selesai"<<endl;
cout<<"=====================================\n";
cout<<"Dipilih: ";cin>>pilih;
cout<<endl;
switch(pilih){
case 0:cout<<"selesai";break;
case 1:cout<<"=====================================\n";
cout<< "Jenis Ikan: LELE\n";
cout<< "Berat Sempurna : 2 KG\n";
cout<< "Umur Sempurna : 8 Bulan\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : ";cin>>berat;
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : ";cin>>umur;
cout<<"=====================================\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : "<<berat<<" Kg"<<"\n";
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : "<<umur<<" Bulan"<<"\n";
grade = 'X';
untuk = "X";
bobotnilai = (0.3*umur) + (0.7*berat);
if((berat >=0)&&(berat<=2)){
if ((umur>=0)&&(umur<=8)){
if(bobotnilai >= 4){
grade = 'A';
}else if (bobotnilai >=3){
grade = 'B';
}else if (bobotnilai >=2.2){
grade = 'C';
}else if (bobotnilai >=1.5){
grade = 'D';
}else{
grade = 'E';
}
switch (grade){
case 'A' : untuk = "2 Porsi kenyang"; break;
case 'B' : untuk = "1 Porsi Kenyang"; break;
case 'C' : untuk = "1 Porsi Biasa"; break;
case 'D' : untuk = "1 porsi kecil"; break;
default : untuk = "Mungkin Tulang";
}
}else{
cout << "Umur Kelebihan Mungkin Dagingnya Alot\n";
}
}else{
cout<< "Berat Kelebihan Timbangan Rusak\n";
}
cout <<"Nilai Bobot : "<<bobotnilai<<endl;
cout <<"Grade : "<<grade<<endl;
cout <<"Untuk : "<<untuk<<endl;
cout<<"=====================================\n";
cout<< endl;
break;
  case 2:
cout<<"=====================================\n";
cout<< "Jenis Ikan: GABUS\n";
cout<< "Berat Sempurna : 5 KG\n";
cout<< "Umur Sempurna : 8 Bulan\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : ";cin>>berat;
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : ";cin>>umur;
cout<<"=====================================\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : "<<berat<<" Kg"<<"\n";
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : "<<umur<<" Bulan"<<"\n";
grade = 'X';
untuk = "X";
bobotnilai = (0.3*umur) + (0.7*berat);
if((berat >=0)&&(berat<=5)){
if ((umur>=0)&&(umur<=8)){
if(bobotnilai >= 5.5){
grade = 'A';
}else if (bobotnilai >=4.2){
grade = 'B';
}else if (bobotnilai >=3.1){
grade = 'C';
}else if (bobotnilai >=2.2){
grade = 'D';
}else{
grade = 'E';
}
switch (grade){
case 'A' : untuk = "4 Porsi kenyang"; break;
case 'B' : untuk = "2 Porsi Kenyang"; break;
case 'C' : untuk = "2 Porsi Biasa"; break;
case 'D' : untuk = "1 porsi Biasa"; break;
default : untuk = "Mungkin Tulang";
}
}else{
cout << "Umur Kelebihan Mungkin Dagingnya Alot\n";
}
}else{
cout<< "Berat Kelebihan Timbangan Rusak\n";
}
cout <<"Nilai Bobot : "<<bobotnilai<<endl;
cout <<"Grade : "<<grade<<endl;
cout <<"Untuk : "<<untuk<<endl;
cout<<"=====================================\n";
cout<< endl;
break;
case 3:
cout<<"=====================================\n";
cout<< "Jenis Ikan: GURAME\n";
cout<< "Berat Sempurna : 8 KG\n";
cout<< "Umur Sempurna : 8 Bulan\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : ";cin>>berat;
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : ";cin>>umur;
cout<<"=====================================\n";
cout<< "Berat Ikan (Kg) : "<<berat<<" Kg"<<"\n";
cout<< "Umur Ikan (Bulan) : "<<umur<<" Bulan"<<"\n";
grade = 'X';
untuk = "X";
bobotnilai = (0.3*umur) + (0.7*berat);
if((berat >=0)&&(berat<=8)){
if ((umur>=0)&&(umur<=8)){
if(bobotnilai >= 7.5){
grade = 'A';
}else if (bobotnilai >=6.2){
grade = 'B';
}else if (bobotnilai >=5.1){
grade = 'C';
}else if (bobotnilai >=3.2){
grade = 'D';
}else{
grade = 'E';
}
switch (grade){
case 'A' : untuk = "4 Porsi kenyang"; break;
case 'B' : untuk = "2 Porsi Kenyang"; break;
case 'C' : untuk = "2 Porsi Biasa"; break;
case 'D' : untuk = "1 porsi Biasa"; break;
default : untuk = "Mungkin Tulang";
}
}else{
cout << "Umur Kelebihan Mungkin Dagingnya Alot\n";
}
}else{
cout<< "Berat Kelebihan Timbangan Rusak\n";
}
cout <<"Nilai Bobot : "<<bobotnilai<<endl;
cout <<"Grade : "<<grade<<endl;
cout <<"Untuk : "<<untuk<<endl;
cout<<"=====================================\n";
cout<< endl;
break;
default: cout<<"Menu yang dipilih tidak ada";
}
}while(pilih!=0);
}

jika sudah di compile maka tampilannya adalah

aplikasi c++ perulangan menentukan grade lulus atau tidak

3. Contoh yang ke tiga ini adalah semua contoh program perulangan dari for, while, do while
contoh :

# include <iostream>

using namespace std;
int main (){
int i, j, pilih;
do {
cout << "1. contoh perulangan for" << endl;
cout << "2. contoh perulangan while" << endl;
cout << "3. contoh perulangan do while" << endl;
cout << "4. contoh perulangan while dengan continue" << endl;
cout << "5. contoh perulangan while dengan break" << endl;
cout << "6. contoh menampilkan simbol" << endl;
cout << "0. selesai" << endl;
cout << "dipilih: "; cin >> pilih;
cout << endl;
switch (pilih){
case 0: cout << "selesai"; break;
case 1:
cout << "contoh perulangan for: " << endl;
cout << "increament: " << endl;
for (i=0; i<=20; i++){
cout << i << " ";
}
cout << endl;
cout << "decriment: " << endl;
for (int n=15; n>=0; n--){
cout << n << " ";
}
cout << endl;
break;
case 2:
cout << "contoh perulangan while: " << endl;
i=0;
while (i <=20){
cout << i << " ";
i++;
}
cout << endl;
break;
case 3:
cout << "contoh perulangan do while: " << endl;
i=0;
do {
cout << i << " ";
i++;
} while (i <=20);
cout << endl;
break;
case 4:
cout << "contoh perulangan while dengan continue: " << endl;
i=0;
while (i <=20){
i++;
if ((i & 2) == 0) continue;
cout << i << " ";
}
cout << endl;
break;
case 5:
cout << "contoh perulangan while dengan break: " << endl;
i=0;
while (i <=20){
i++;
if (i == 12) break;
cout << i << " ";
}
cout << endl;
case 6:
cout << "menampilkan simbol: " << endl;
int batas;
cout << "batas : "; cin >> batas;
for (i=1; i<=batas; i++){
if ((i % 2) != 0){
for (j=1; j<=(batas-i)/2; j++){
cout << " ";
}
for (j=1; j<=i; j++){
cout << endl;
}
}
}
break;
default: cout << "menu yang dipilih tidak ada";
}
} while (pilih != 0);

tampilan setelah di compile

program aplikasi c++ menggunakan perulangan for, while, dan do while


nah sekian dari postingan sayaa kali ini
mungkin contohnya masih banyak yang ada di laptop saya jadi di blog ini saya akan mengupdate satu persatu contoh program program lainya.
jika mau reques atau ada saran di mohon komen di bawah

TERIMAKASIH Telah berkunjung.
jangan lupa tinggalkan jejak dengan komentar.

Aplikasi Pencarian Data (search enggine) menggunakan bahasa C++

Aplikasi Pencarian Data (search enggine) menggunakan bahasa C++

Jika anda belajar pemrograman bahasa c++ maka pemrograman ini wajib bisa membuat aplikasi pencarian data yang memudahkan mencari data.

langsung saja saya akan bagikan kode bahasa c++ nya
sebelum mengcopy kode di bawah pastikan anda mempunyai aplikasi DEV c++

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <math.h>
#include <cstdlib>

int array[100];
int low, high, pos, cari, flag=0, a, e, i, awal, tengah, akhir, pil, x, d,b,max,kel=1,titip,ok,ed;
float posisi;
void sequential();
void binary();
void interpolation();
main()
{
//memasukkan data
    printf("Jumlah Data Yang Anda Inginkan (Max 100): "); scanf("%d", &a);
    printf("Masukkan Datanya (tidak boleh sama & harus urut dari terkecil) :\n");
    for(i=0;i<a;i++)
    {printf("data ke %d = ", i+1);
    scanf("%d", &array[i]);}
//menampilkan data
    printf("\ndata yang anda masukkan : \n");
    for(i=0;i<a;i++)
    {printf("%d ", array[i]);}
//pilihan menu
system ("CLS");
    while(pil != 4)
{printf("\n\npilihan metode pencarian data: \n");
    printf("1. Sequential Search \n");
    printf("2. Binary Search \n");
    printf("3. Interpolation Search \n");
    printf("4. keluar \n");
    printf("pilihan anda : ");scanf("%d", &pil);
switch(pil)
    {
case 1: //cari data
             {system ("CLS");
printf("\t\t\tSequential Search\n");
printf("\nmasukkan data yang dicari : ");
             scanf("%d", &cari);
             sequential();} break;
case 2: //cari data
              {system ("CLS");
  printf("\t\t\tBinary Search\n");
  printf("\nmasukkan data yang dicari : ");
              scanf("%d", &cari);
              binary();} break;
case 3: //cari data
              {system ("CLS");
  printf("\t\t\tInterpolation Search\n");
  printf("\nmasukkan data yang dicari : ");
              scanf("%d", &cari);
              interpolation();} break;
case 4:
  system ("CLS");
  printf("Copyright (c) http://fachryasprog.blogspot.com");
    };
if (pil == 1 || pil == 2 || pil == 3 )
printf("\nTekan enter untuk kembali ke menu utama");

getch();};
return 0;
}

void sequential()
{
for(i=0 ; i<a ; i++)
    {if(array[i]==cari)
    {flag=1;
    break;}
    }
      if(flag == 1)
    {
printf("data yg dicari di index ke-%d", i+1); e = i;
// mengedit data
for(i=e; i<a; i++)
    {array[i]= array[i+1];}
printf("\n\nubah datanya  = ");
for(i=a;i>e;i--)
    {array[i]=array[i-1];}
scanf("%d", &array[e]);
//mencetak dan mengurutkan data
printf("\ndata anda sekarang : \n");
    for (kel=0;kel<a;kel++)
    {
max=array[kel];
for(i=kel;i<a;i++)
        if(array[i]<=max)
        {max=array[i];
            ok=i;}

    titip=array[kel];
    array[kel]=array[ok];
    array[ok]=titip;
}
for(e=0;e<a;e++)
    {printf("%d ",array[e]);}
    array[i] == array[e];
    }
    else printf("data tdk ditemukan");
}

void binary()
{
    flag = 0;
    awal=0;
    akhir=a-1;
    while(awal<=akhir && flag == 0)
    {
        tengah = (awal+akhir)/2;
        if(array[tengah]==cari)
        {flag=1; break;}
else if(array[tengah]<cari)
        {awal=tengah+1;}
        else
        {akhir=tengah-1;}
    }

if(flag==1)
    {
        printf("data yg dicari di index ke-%d", tengah+1);
// mengedit data
for(i=tengah; i<a; i++)
    {array[i]= array[i+1];}
    printf("\n\nubah datanya  = ");
for(i=a;i>tengah;i--)
    {array[i]=array[i-1];}
scanf("%d", &array[tengah]);
//mencetak dan mengurutkan data
    printf("\ndata anda sekarang : \n");
for (kel=0;kel<a;kel++)
    {
max=array[kel];
    for(i=kel;i<a;i++)
if(array[i]<=max)
        {max=array[i];
        ok=i;}

        titip=array[kel];
        array[kel]=array[ok];
        array[ok]=titip;
    }
for(e=0;e<a;e++)
    {printf("%d ",array[e]);}
    array[i] == array[e];
    }
    else printf("data tdk ditemukan");
}

void interpolation()
{
    flag=0;
    low=0;
    high=a-1;
    do
    {
    posisi=(float)(cari-array[low])/(array[high]-array[low])*(high-low)+low;
    pos=floor(posisi);
    if(array[pos]==cari)
{
flag =1;
break;
    }
    if(array[pos]>cari) high=pos-1;
    else if(array[pos]<cari) low=pos+1;
    }
while(cari>=array[low] && cari<=array[high]);
if(flag==1)
    {
    printf("data yg dicari di index ke-%d", pos+1);
// mengedit data
for(i=pos; i<a; i++)
    {array[i]= array[i+1];}
    printf("\n\nubah datanya  = ");
for(i=a;i>pos;i--)
    {array[i]=array[i-1];}
    scanf("%d", &array[pos]);
//mencetak dan mengurutkan data
    printf("\ndata anda sekarang : \n");
    for (kel=0;kel<a;kel++)
    {
max=array[kel];

    for(i=kel;i<a;i++)
if(array[i]<=max)
    {max=array[i];
    ok=i;}

    titip=array[kel];
    array[kel]=array[ok];
    array[ok]=titip;
    }
    for(e=0;e<a;e++)
    {printf("%d ",array[e]);}
    array[i] == array[e];
    }
    else printf("data tdk ditemukan");
}


jika sudah mengkopy maka hasilnya akan seperti gambar di bawah :

Aplikasi Pencarian Data (search enggine) menggunakan bahasa C++

 TERIMAKASIH TELAH  BERKUNJUNG
SEMOGA BERMANFAAT BUAT ANDA

Program Link List Insert Bahasa Pemrograman C++

PROGRAM LINK LIST INSERT


Linked List atau dikenal juga dengan sebutan senarai berantai adalah struktur data yang terdiri dari urutan record data dimana setiap record memiliki field yang menyimpan alamat/referensi dari record selanjutnya (dalam urutan). Elemen data yang dihubungkan dengan link pada Linked List disebut Node. Biasanya didalam suatu linked list, terdapat istilah head dan tail.
Head adalah elemen yang berada pada posisi pertama dalam suatu linked list.
Tail adalah elemen yang berada pada posisi terakhir dalam suatu linked list.

Ada beberapa macam Linked List, yaitu :
1. Single Linked List
2. Double Linked List
3. Circular Linked List
4. Multiple Linked List

Linked List or also known as a chain list is a data structure consisting of the order of record data where each record has a field that stores the address / reference of the next record (in order). The data elements associated with a link on the Linked List are called Nodes. Usually within a linked list, there is the term head and tail.
Head is the element that is in the first position in a linked list 
Tail is the element that is in the last position in a linked list
There are several kinds of Linked List, namely:
    1. Single Linked List
    2. Double Linked List
    3. Circular Linked List
    4. Multiple Linked List

Contoh Program
 
#include<iostream>
#include<cstdlib>
#include<conio.h>
using namespace std;

struct TNode{
    int data;
    TNode *next;
};TNode *head, *tail,*depan,*belakang;

void init(){
    head=NULL;
    tail=NULL;
    depan=NULL;
    belakang=NULL;
}

int isEmpty(){
    if(tail==NULL){
    return 1;
    }else{
        return 0;
    }
}
void insertDepan(int databaru)
{
    TNode *baru;
    baru =new TNode;
    baru->data=databaru;
    baru->next=NULL;
    if(isEmpty()==1)
    {
        head=tail=baru;
        tail->next=NULL;
    }else{
        baru->next=head;
        head=baru;
    }
    cout<<"Input berhasil";
}

void insertBelakang(int data){
    TNode *baru;
    baru=new TNode;
    baru->data=data;
    baru->next=NULL;
    if(isEmpty()==1){
        head=baru;
        tail=baru;
        tail->next=NULL;
    }else
    {
        tail->next=baru;
        tail=baru;
    }
    cout<<"\n Input berhasil"<<endl;
}
void hapusDepan(){
    TNode *hapus;
    int d;
    if(isEmpty()==0){
        if(depan!=belakang){
            hapus=depan;
            d=hapus->data;
            depan=depan->next;
            delete hapus;
        }else{
            d=belakang->data;
            depan=belakang=NULL;
        }
        cout<<d<<"Terhapus";
    }else cout<<"Masih kosong\n";
}
void hapusBelakang(){
    TNode *bantu,*hapus;
    int d;
    if(isEmpty()==0){
        bantu=depan;
        if(depan!=belakang){
            while(bantu->next!=belakang){
                bantu=bantu->next;
            }
            hapus=belakang;
            belakang=bantu;
            d=hapus->data;
            delete hapus;
            belakang->next=NULL;
        }else{
            d=belakang->data;
            depan=belakang=NULL;
        }
        cout<<d<<"Terhapus\n";
    }else cout<<"Masih kosong\n";
}
void tampil(){
    TNode *bantu;
    bantu=head;
    if(isEmpty()==0){
        cout<<"depan :";
         while(bantu!=NULL){
            cout<<bantu->data<<"->";
            bantu=bantu->next;
        }
    }else if(isEmpty()==0){
        cout<<"belakang :";
        while(bantu!=NULL){
            cout<<bantu->data<<"->";
            bantu=bantu->next;
        }
     cout<<"\n Data masih kosong"<<endl;
    }
}
main(){
    int pil,data,databaru;
    init();
    do{
        system("cls");
        cout<<endl;
        cout<<"link list insert"<<endl;
        cout<<"-------------------------"<<endl;
        cout<<"1. insert depan"<<endl;
        cout<<"2. insert belakang"<<endl;
        cout<<"3. delete depan"<<endl;
        cout<<"4. delete belakang"<<endl;
        cout<<"5. tampilkan data"<<endl;
        cout<<"0. keluar"<<endl;
        cout<<"-------------------------"<<endl;
        cout<<"masukkan pilihan :";cin>>pil;
        switch(pil){
            case 1: system("cls");{
                cout<<"\nInsert Depan"<<endl;
                cout<<"-------------"<<endl;
                cout<<"masukkan data : ";cin>>databaru;
                insertDepan(databaru);
                break;
            }
            case 2: system("cls");{
                cout<<"\nInsert Belakang"<<endl;
                cout<<"-------------"<<endl;
                cout<<"masukkan data : ";cin>>data;
                insertBelakang(data);
                break;
            }
            case 3: system("cls");{
                cout<<"\ndata depan terhapus"<<endl;
                hapusDepan();
                break;
            }
            case 4: system("cls");{
                cout<<"\nData Belakang terhapus"<<endl;
                hapusBelakang();
                break;
            }
            case 5: system("cls");{
                cout<<"Tampilkan data"<<endl;
                cout<<"-------------"<<endl;
                tampil();
                break;
            }
            case 0 : system("cls");{
                return 0;
                break;
            }default:
            system ("cls");{
                cout<<"pilihan tidak tersedia"<<endl;
            }
        }getch();
    }while(pil!=7);
}

Running
link list insert


Pengertian Dan Contoh Selection Sort (mengurutkan angka/bilangan) pada Program Dev C++

Pengertian dan contoh SELECTION SORT (Pengurutan Bilangan atau Angka) pada Pemrograman C++ 



Sebelum ke permasalahannya kita harus tau apa itu c++?
Saya akan me riview sedikit tentang pemrograman c++.
C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh Bjarne Stroustrup, yang merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bong Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu B, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an. Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). sumber https://id.wikipedia.org/wiki/C%2B%2B

Sekarang Apa sih SELECTION SORT itu?
Nah sekarang saya akan menjelaskan sedikit tentang materi ini.

Selection Sort adalah pencarian elemen yang tepat untuk diletakkan di posisi yang telah diketahui, dan meletakkannya di posisi tersebut setelah data tersebut ditemukan,

Selection Sort dapat Membandingkan elemen yang sekarang dengan elemen yang berikutnya sampai dengan elemen yang terakhir. Jika ditemukan elemen lain yang lebih kecil dari elemen sekarang
maka dicatat posisinya dan kemudian ditukar.

Pengurutan data dalam struktur data sangat penting untuk data yang beripe data numerik ataupun karakter.Pengurutan dapat dilakukan secara ascending (urut naik) dan descending (urut turun) Pengurutan (Sorting) adalah proses menyusun kembali data yang sebelumnya telah disusun dengan suatu pola tertentu, sehingga tersusun secara teratur menurut aturan tertentu.

Metode sorting adalah dimana elemen- elemen di perbandingkan satu-persatu sampai pada elemen terakhir dan disusun berdasarkan ketentuan ketentuan berlaku (terbesar atau terkecil).

Contoh Penggambaran Metode SORTING


Contoh Kasus Selection Sort (Pengurutan)
Jika kita mempunyai banyak bilangan atau angka yang tidak urut
Misal = 21-33-11-4-2-87-4-1-7-9-1-2 nah sekarang bagaimana cara mengurutkannya agar menjadi = 1-1-2-2-4-7-9-11-21-33-87 ?
Dengan aplikasi pemrograman c++ ini sangat mudah untuk mengurutkannya, tinggal kita masukkan angka yang ada sebanyak-banyaknya dan kita enter langsung berurutan.

Yuukk angsung saja kita ke contoh programnya seperti sourcode c++ di bawah ini..

#include<iostream>
using namespace std;

void seleksi(int data[],int n);/*prototipe fungsi*/
int main()
{
    int i;
    int n=9;//index terbesar
    int data[]={20,10,32,100,60,12,70,25,45,65};
   
    cout<<"Sebelum di urutkan :"<<endl;
    for(i=0;i<n;i++)
        cout<<data[i]<<" ";
        cout<<endl;
   
    cout<<"___________________________________________________"<<endl;
    seleksi (data, n);
    cout<<"Setelah diurutkan"<<endl;
    for(i=0;i<=n;i++)
        cout<<data[i]<<" ";
        cout<<endl;
}
void seleksi(int Array1[],int n)
{
    int i,j,tmp,imaxs;
    for(i=n;i>=1;i--)
    {
        imaxs=0;
        for(j=1;j<=i;j++)
        {
            if (Array1[j]>Array1[imaxs])
            imaxs=j;
        }
        tmp=Array1[imaxs];
        Array1[imaxs]=Array1[i];
        Array1[i]=tmp;
    }
}

Jika sudah di copy ke dev c++ anda, save projectnya dan running atau jalankan programnya maka akan tampil seperti di bawah :


Banyak programmer memakai metode selection sor ini untuk mempermudah mengurutkan data-datanya.

Note : Setiap programmer pasti mempunyai cara masing-masing untuk membuat kode programnya, jadi jika anda kesulitan memahami kode/sourcode di atas maka langkah terbaiknya anda harus menemukan pembelajaran anda sendiri dengan semangat dan pantang menyerah.

Terimakasih Telah Berkunjung.
Semoga Bermanfaat..

BUBBLE SORT Mengurutkan Angka Dari Terkecil Ke Terbesar Menggunakan C++

PENGURUTAN BILANGAN DARI YANG TERKECIL KE TERBESAR (BUBBLE SORT)



Sebelum ke programnya disini saya akan menjelaskan sedikit apa sih BUBBLESORT itu?
       
           Bubble sort adalah suatu proses atau tahapan dalam pengurutan data dari data terkecil ke data terbesar ataupun sebaliknya, dari data terbesar ke data terkecil dengan menggunakan metode sorting yang sederhana. Data tersebut berupa elemen angka - angka yang akan diurutkan dan di sorting. Proses pengurutan data dilakukan ketika semua kriteria telah terpenuhi, dan tahapan pengurutan data yaitu dengan membandingkan sebuah bilangan awal yang dimulai dari sebelah kiri, dengan seluruh bilangan yang terletak setelah bilangan tersebut.

Semua Yang ada dalam program pasti mempunyai urutan tertentu dan mempunyai metode tertentu.
Sekarang mungkin metode bubblesort ini mempunyai peran penting dalam menyelesaikan program yang ada.
Dengan metode bubble sort ini kita bisa mengurutkan angka atau bilangan yang ada di dalam data.
Misalnya kita mempunyai data mahasiswa sebanyak 1.000 dan data tersebut tidak urut, bisa dikatakan kita pasti kesulitan dong untuk mencari data 1 mahasiswa dari 1.000 mahasiswa, nah dengan adanya metote ini kita bisa menjadi lebih mudah untuk mencari data yang tidak urut tersebut agar menjadi urut.

Yuukkk sudah lah basa-basinya langsung aja ke contoh program bubble sort menggunaan bahasa c++

 #include<iostream>
#include<conio.h>

using namespace std;

int main()
{
    int data[10];
    int i,j,k;
    cout<<"\t\t\t Program mengurutkan data "<<endl;
    cout<<"\t\t\t Dengan metode BUBBLE SORT "<<endl;
    for(i=0;i<10;i++)
    {
        cout<<"Masukkan bilangan ke "<<(i+1)<<" : ";
        cin>>data[i];
    }
  
    cout<<"\nData sebelum diurutkan :"<<endl;
    for(i=0;i<10;i++)
    {
        cout<<data[i]<<" ";
    }
    cout<<endl;
  
    for(i=0;i<10;i++)
    {
        for(j=i+1;j<10;j++)
        {
            if(data[i]>data[j])
            {
                k = data[i];
                data[i] =data [j];
                data[j] =k;
            }
        }
    }
  
    cout<<"\nData setelah diurutkan :"<<endl;
    for(i=0;i<10;i++)
    {
        cout<<data[i]<<" ";
    }
    getch();
}

Jika anda sudah menyamakan dengan codingan di atas atau COPAS di dev c++ anda maka ketika anda running atau menjalankan programnya akan tampil seperti gambar di bawah ini.







Secara logika program ini akan memasukkan berapa banyak bilangan, nah jika kita lihat pada gambar diatas maka kita harus memasukkan bilangan ke 1 sampai ke 10.
Setelah itu program secara otomatis menampilkan bilangan yang belum urut terdahulu.
Jika sudah menampilkan bilangan yang kita masukkan tadi maka otomatis akan menampilkan juga bilangan yang sudah urut.
Itulah kelebihan Bubble sort ini karena dengan program c++ yang ada maka jadi lebih mudah mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke yang terbesar mungkin juga bisa sebaliknya.

Mudah bukan programnya?๐Ÿ˜ƒ.
Tapi ngoding dan mikirnya yang susah..haha

Yasudah lah tetep semangat pokoknya.
Aplikasi atau sourcode ini bisa anda manipulasi sesuka kalian karna setiap programmer pasti punya caranya masing-masing.

Jika kurang jelas  mungkin anda bisa bertanya pada kolom komentar dibawah.
Sekian penjelasan dari saya, kurang lebihnya mohon maaf dan dimaklumi.

SEMOGA BERMANFAAT


Membuat Aplikasi Kalkulator Menggunakan Bahasa C++


CARA CEPAT MEMBUAT KAKULATOR DI DEV C++


Jika anda ingin membuat program dengan bahasa pemrograman c++ saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat sourcode kalkulator dengan baik dan benar.

Sebelum kita membahas sourcode atau program kalkulator perlu diingat bahwa bahasa c++ sebenarnya bahasa pemrograman paling dasar untuk membuat suatu program atau sistem yang bagus dan baik. Bahasa C++ banyak di gunakan karena bahsa pemrogramannya sangat simpel dan mudah diingat seperti halnya kita belajar bahasa inggris, meskipun saya belum menguasai bahasa inggris tapi setidaknya untuk bahasa C++ lebih mudah diingaat..
nahh itu riviw saja tentang bahasa pemrograman c++.

Sekarang Beralih ke KALKULATOR. Kalkulator adalah mesin atau program penghitung angka, pastinya anda sudah tau lah gunanya buat apa..haha.

Yuuppss Langsung saja saya akan membagikan sourcode Program Kalkulatornya..

     //Kalkulator yang Dapat melakukan perkalian, pengurangan, pertambahan,
   //pembagian, cos, sin, tan, exp, modulus,  akar kuadrat, luas segitiga, luas lingkaran,
   //luas segi empat, luas persegi panjang, dan pembulatan, dengan menggunakan math.h

#include <stdio.h>  // library untuk input - output
#include <stdlib.h> // library untuk system pause (fungsi jeda)
#include <math.h>   // library untuk menggunakan rumus matematika
#include <conio.h>
void menu(); // prototype fungsi menu
void proses(int pil); // prototype fungsi proses kalkulator
float x,y,hasil,atas,bawah; // deklarasi variabel float global


int main(void){
       int pil,ulang;  // deklarasi variabel integer private
    
       // Judul Program
       printf ("                            =============================\n");
       printf ("                                       PROGRAM\n");
       printf ("                               KALKULATOR SEDERHANA FERY FEBRIANTO\n");
       printf ("                            =============================\n\n");
    
       menu();   // pemanggilan fungsi menu
       printf("\n\nMasukan Pilihan Anda : ");
       scanf("%i",&pil);
       proses(pil);  // pemanggilan fungsi proses kalkulator
    
       printf ("Apakah Anda Ingin Melakukan Operasi Yang Lain (1=YES , 2=NO)?");
       scanf  ("%i",&ulang); // meminta input pengulangan operasi lain jika 1=Yes, 2=No
    
       // sintax untuk melakukan pengulangan menu dan proses
       if(ulang==1){
           system("cls");
              while (ulang==1){
              menu();   // pemanggilan fungsi menu pada saat pengulangan
              printf("\n\nMasukan Pilihan Anda : ");
              scanf("%i",&pil);
              proses(pil);  // pemanggilan fungsi proses kalkulator pada saat pengulangan
              printf ("Apakah Anda Ingin Melakukan Operasi Yang Lain (1 = Yes , 2 = No)?");
           scanf  ("%i",&ulang); /*meminta input pengulangan operasi lain pada
              saat pengulangan telah dilakukan sebelumnya*/
              }
       }else{
              printf("====Terima Kasih====\n");
       }

       system ("pause");
     
       return 0;

}

// fungsi Menu
 void menu () {
    
       printf ("\n ==============\n");
       printf ("  MENU OPERASI\n");
       printf (" ==============\n\n");
       printf ("1.  Hitung Perkalian\n");
       printf ("2.  Hitung Pengurangan\n");
       printf ("3.  Hitung Penambahan\n");
       printf ("4.  Hitung Pembagian\n");
       printf ("5.  Hitung COS(x)\n");
       printf ("6.  Hitung SIN(x)\n");
       printf ("7.  Hitung TAN(x)\n");
       printf ("8.  Hitung Exponen\n");
       printf ("9.  Hitung Modulus\n");
       printf ("10. Hitung Akar Kuadrat\n");
       printf ("11. Hitung Luas Segitiga\n");
       printf ("12. Hitung Luas Lingkaran\n");
       printf ("13. Hitung Luas SegiEmpat\n");
       printf ("14. Hitung Luas Peregi Panjang\n");
       printf ("15. Hitung Pembulatan\n");
    
}

// Fungsi Untuk Proses Kalkulator
void proses(int pil){
       switch (pil){
       case 1:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Perkalian Di Mulai\n");
                 printf ("=========================\n");
                 printf ("\nMasukan Angka 1:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 printf ("Masukan Angka 2:");
                 scanf  ("%f",&y);
                 hasil=x*y;  // proses perhitungan perkalian
                 printf ("Hasil %.2f * %.2f = %.2f\n\n\n",x,y,hasil);
                 break;
                 }
       case 2:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Pengurangan Di Mulai\n");
                 printf ("===========================\n");
                 printf ("Masukan Angka 1:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 printf ("Masukan Angka 2:");
                 scanf  ("%f",&y);
                 hasil=x-y; // proses perhitungan pengurangan
                 printf ("Hasil %.2f - %.2f = %.2f\n\n\n",x,y,hasil);
                 break;
                 }
       case 3:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Penambahan Di Mulai\n");
                 printf ("==========================\n");
                 printf ("Masukan Angka 1:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 printf ("Masukan Angka 2:");
                 scanf  ("%f",&y);
                 hasil=x+y; // proses perhitungan penambahan
                 printf ("Hasil %.2f + %.2f = %.2f\n\n\n",x,y,hasil);
                 break;
                 }
       case 4:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Pembagian Di Mulai\n");
                 printf ("=========================\n");
                 printf ("Masukan Angka 1:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 printf ("Masukan Angka 2:");
                 scanf  ("%f",&y);
                 hasil=x/y; // proses perhitungan pembagian
                 printf ("Hasil %.2f / %.2f = %.2f\n\n\n",x,y,hasil);
                 break;
                 }
       case 5:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung COS Di Mulai\n");
                 printf ("==========================\n");
                 printf ("Masukan Angka :");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil=cos((3.14*x)/180); // proses perhitungan cos
                 printf ("COS %.2f = %f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
       case 6:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung SIN Di Mulai\n");
                 printf ("==========================\n");
                 printf ("Masukan Angka :");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil= sin((3.14*x)/180); // proses perhitungan sin
                 printf ("SIN %.2f = %f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
       case 7:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung TAN Di Mulai\n");
                 printf ("==========================\n");
                 printf ("Masukan Angka :");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil=tan((3.14*x)/180); // proses perhitungan tan
                 printf ("TAN %.2f = %.2f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
       case 8:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Exponent Di Mulai\n");
                 printf ("===============================\n");
                 printf ("Masukan Bilangan :");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil= exp(x); // proses perhitungan Exponen
                 printf ("Exponent dari %.2f = %.2f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
       case 9:{
           int a, b;
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Modulus Di Mulai\n");
                 printf ("===============================\n");
                 printf ("Masukan Angka 1:");
                 scanf  ("%d",&a);
                 printf ("Masukan Angka 2:");
                 scanf  ("%d",&b);
                 hasil=a%b; // proses perhitungan modulus
                 printf ("Hasil Modulus= %d \n",hasil);
                 break;
                 }
        case 10:{
            system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Akar Kuadrat Di Mulai\n");
                 printf ("=====================================\n");
                 printf ("Masukan Angka:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil= sqrt(x); // proses perhitungan Akar Kuadrat
                 printf ("Akar Kuadrat dari %.2f = %.2f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
       case 11:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Luas Segitiga Di Mulai\n");
                 printf ("====================================\n");
                 printf ("Masukan Alas Segitiga:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 printf ("Masukan Tinggi Segitiga :");
                 scanf  ("%f",&y);
                 hasil= (x*y)/2; // proses perhitungan Luas Segitiga
                 printf ("Luas Segitiga dengan %.2f dan %.2f = %.2f\n\n\n",x,y,hasil);
                 break;
                 }
       case 12:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Luas Lingkaran Di Mulai\n");
                 printf ("=====================================\n");
                 printf ("Masukan Jari-Jari Lingkaran:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil= 3.14*pow(x,2); // proses perhitungan Luas Lingkaran
                 printf ("Luas Lingkaran dengan Jari-Jari %.2f = %.2f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
       case 13:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Luas SegiEmpat Di Mulai\n");
                 printf ("=====================================\n");
                 printf ("Masukan Nilai Sisi:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 hasil= x*x; // proses perhitungan Luas Segiempat
                 printf ("Luas Segiempat dengan Sisi %.2f = %.2f\n\n\n",x,hasil);
                 break;
                 }
     case 14:{
         system("cls");
                 printf ("\n\nProses Hitung Luas Persegi Panjang t Di Mulai\n");
                 printf ("=====================================\n");
                 printf ("Masukan Panjang:");
                 scanf  ("%f",&x);
                  printf ("Masukan Lebar:");
                 scanf  ("%f",&y);
                 hasil= x*y; // proses perhitungan Luas Segiempat
                 printf ("Luas Persegi Panjang adalah = %.2f\n\n\n",hasil);
                 break;
                 }
     
       case 15:{
           system("cls");
                 printf ("\n\nProses Pembulatan Bilangan Di Mulai\n");
                 printf ("===================================\n");
                 printf ("Masukan Bilangan Pecahan:");
                 scanf  ("%f",&x);
                 atas  = ceil(x);  // proses pembulatan bilangan keatas
                 bawah = floor(x); // proses pembulatan bilangan kebawah
                 printf ("Hasil Pembulatan Keatas dari %.2f = %.2f\n",x,atas);
                 printf ("Hasil Pembulatan Kebawah dari %.2f = %.2f\n\n\n",x,bawah);
                 break;
                 }
       default :

              printf ("Anda Belum Memilih Operasi\n\n\n"); /*pernyataan yang
              ditampilkan jika memilih selain menu yang ada*/
              }

Nah COPY dan Paste ke dev c++ anda lalu save dan jalankan atau running programnya, Maka akan seperti gambar di Bawah ini.


Tukan gampang๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜„.. . 
Ribet-Ribet dah anda..haha
Ya begitulah namanya juga programmer jadi harus berani belajar dan terus belajar, karna seorang progrramer pasti menemui banyak masalah dan kesalahan
Saya juga pernah merasakan betapa ribetnya jadi seorang programmer.
Jadi Bikin HAPPY aja lah..

Semoga bermanfaat ya..
Kalau ada eror atau kesalahan mohon koment di bawah.
TERIMAKASIH