Tampilkan postingan dengan label Mysql. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mysql. Tampilkan semua postingan

Aplikasi Penjualan Tanaman Hias Menggunakan Java Netbeans dan MySql (CRUD)

Aplikasi Penjualan Tanaman Hias Java Netbeans dan MySql

Aplikasi Penjualan Tanaman Hias Java Netbeans dan MySql


Hallo Bertemu Lagi dengan saya admin ganteng. hahha
Ok - kali ini saya akan menjelaskan dan memberikan kalian source kode aplikasi penjualan tanaman hias menggunakan java netbeans dan mysqll berbasis dekstop.


Aplikasi penjualan tanaman hias ini adalah salah satu aplikasi yang pernah dibuat oleh temen saya untuk menyelesaikan tugas kerja prakteknya.
pada waktu itu temen saya dan saya semester 6 dan disuruh untuk melakukan riset dan membuat aplikasi, dan temensaya terinspirasi untuk membuat aplikasi penjualan tanaman hias java netbeans.

sebelum ke pembahasan aplikasinya saya akkan sedikit meriview apa sih penjualan, tanaman hias, java netbeans, mysql dan berbasis dekstop.

Naahhh Apa sih tujuan dibuatnya aplikasi atau system itu?
Sekarang saya akan menjelaskan sedikit review saja, bahwa pembuatan aplikasi atau system itu tidak lain untuk mempermudah pekerjaan manusia.

Yuk simak penjelasan berikut 

Kalian pasti tau kan penjualan, mengapa saya membuat apliasi penjualan? jawabannya adalah karena masih banyak metode penjualan terhadap pelaku usaha masih menggunakan manual, dengan adanya aplikasi banyak keuntungan yang di dapat, salah satunya mempermudah dalam segala hal transaksi.
Mungkin aplikasi ini belum sempurna karena ini dibuat bukan untuk diperjual belikan, melainkan untuk pembelajaran kuliah saya.

Nah sekarang kita langsung ke pembahasan tentang aplikasi ini

1. halaman menu form Login admin - form login ini adalah untuk mengakses aplikasi agar user dapat memulai penjualan tanaman hias.



2. halaman menu utama aplikasi penjualan tanaman hias - form ini adalah untuk memilih button hak akses user untuk melakukan transaksi, penginputan atau pun pengeditan tanaman.


3. halaman tambah admin - form disini berfungsi untuk menambahkan hak akses admin kedalam aplikasi penjualan tanaman hias. tambah edit delete (CRUD)


4. halaman tambah tanaman - form ini digunakan untuk menambah tanaman hias yang telah tersedia
tambah edit delete (CRUD)


5. halaman pelanggan - form disini berfungsi untuk menambah pelanggan dan data data yang diperlukan tambah edit delete (CRUD)


6. halaman transaksi atau penjualan - form ini adalah form paling terpenting dalam aplikasi penjualan yaitu form transaksi, jika tidak ada form ini namanya bukan penjualan hahaha,. disini admin bisa menjual tanaman dengan kode otomatis dan dapat langsung memilih tanaman hias yang tersedia
tambah edit delete (CRUD)



Nah itulah penjelasan dari saya
jika ingin mendownload aplikasi penjualan java netbeans dan mysql berbasis dekstop silahkan klik



Link Download Disini

untuk databasenya bisa  klik di bawah

Download Database

format file adalah .rar dan di dalamnya ada file SQL yaitu untuk mengimport database ke XAMPP.

Pastikan anda sudah mempunyai aplikasi NETBEANS dan XAMPP.

Jika anda kesusahan dalam meng IMPORT sourcode nya anda bisa tanya lewat KOMENTAR dibawah.
Saya harap anda bisa berkomentar di bawah.
KOMENTAR anda sangat bermanfaat bagi saya karna saya menjadi tau apa ada yang masih salah.

Cara open project java netbeans

TERIMAKASIH.
SEMOGA BERMANFAAT YA😀😁.. ..

Cara Membuat Koneksi Menggunakan MySqLi

Contoh Kode Membuat Koneksi Yang Mimpel Menggunakan MySqLi



Sebenarnya sangat gampang untuk membuat srcipt atau kode mysqli koneksi
contoh seperti kode di bawah ini simpan dengan nama koneksi.php

Contoh 1 :

<?php
$server = "localhost";
$username = "root";
$password = ""; //jika ada tulis
$database = "nama database anda";

// Koneksi dan memilih database di server
$koneksi=new mysqli($server,$username,$password,$database) or die("Koneksi gagal");
?>

Contoh 2 :

<?php
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("spkjurusan");
?>

contoh 3 :
koneksi menggunakan metode OOP

<?php
class Config{

private $host = "localhost";
private $db_name = "spk_saw";
private $username = "root";
private $password = "";
public $conn;

public function getConnection(){

$this->conn = null;

try{
$this->conn = new PDO("mysql:host=" . $this->host . ";dbname=" . $this->db_name, $this->username, $this->password);
}catch(PDOException $exception){
echo "Connection error: " . $exception->getMessage();
}

return $this->conn;
}
}
?>

Contoh 4 :

<?php
$server = "localhost";
$username = "root";
$password = "";
$database = "sepatubagus";

// Koneksi dan memilih database di server
mysql_connect($server,$username,$password) or die("Koneksi gagal");
mysql_select_db($database) or die("Database tidak bisa dibuka");
?>

Contoh 5 :
koneksi untuk login multi user seperti aplikasi elearning dll.

<?php
$url='http://localhost/loginmultiuser/kioskoding/belajarloginkioskoding';
$dbhost='localhost';
$dbuser='root';
$dbpass='';
$dbname='kioskoding';

$koneksi=new mysqli($dbhost,$dbuser,$dbpass,$dbname);

if($koneksi->connect_error){
die('Koneksi gagal:'.$koneksi->connect_error);
}
$url=rtrim($url,'/'); //masukkan URL folder yang akan dituju

?>

Cara Membuat Database Pada CMD (CREATE, READ, UPDATE, DROP, ALTER, Show Database dan SELECT)

Cara Membuat Database Pada CMD (CREATE, READ, UPDATE, DROP, ALTER, Show Database dan SELECT)



Hallo Sobat Bogger.. .
saya kali ini akan menjelaskan bagaimana cara membuat database pada CMD dengan Create, read, update drop dan alter table dan laiinya.

yuk langsung saja simak penjelasan saya di bawah ini

Membuat Database
Sintaks umum SQL untuk membuat suatu database adalah sebagai berikut :
CREATE DATABASE [IF NOT EXISTS] nama_database;
Bentuk perintah di atas akan membuat sebuah database baru dengan nama-nama_database. Aturan penamaan sebuah database sama seperti aturan penamaan sebuah variabel, dimana secara umum nama database boleh terdiri dari huruf, angka dan under-score (_). Jika database yang akan dibuat sudah ada, maka akan muncul pesan error. Namun jika ingin otomatis menghapus database yang lama jika sudah ada, aktifkan option IF NOT EXISTS.

Berikut ini contoh perintah untuk membuat database baru dengan nama “penjualan” :
CREATE DATABASE penjualan;
Jika query di atas berhasil dieksekusi dan database berhasil dibuat, maka akan ditampilkan pesan kurang lebih sebagai berikut :
Query OK, 1 row affected (0.02 sec)

Menampilkan Database
Untuk melihat database yang baru saja dibuat atau yang sudah ada, dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
SHOW DATABASES;
Hasil dari perintah di atas akan menampilkan semua database yang sudah ada di
MySQL. Berikut ini contoh hasil dari query di atas :
+--------------+
| Database |
+--------------+
| penjualan |
| mysql |
| test |
+--------------+
3 rows in set (0.02 sec)

Membuka Database
Sebelum melakukan manipulasi tabel dan record yang berada di dalamnya,
kita harus membuka atau mengaktifkan databasenya terlebih dahulu. Untuk
membuka database “penjualan”, berikut ini querynya :
USE penjualan;
Jika perintah atau query di atas berhasil, maka akan ditampilkan pesan sebagai
berikut :
Database changed

Menghapus Database
Untuk menghapus suatu database, sintaks umumnya adalah sbb :
DROP DATABASE [IF EXISTS] nama_database;
Bentuk perintah di atas akan menghapus database dengan nama
nama_database. Jika databasenya ada maka database dan juga seluruh tabel
di dalamnya akan dihapus. Jadi berhati-hatilah dengan perintah ini! Jika nama
database yang akan dihapus tidak ditemukan, maka akan ditampilkan pesan
error. Aktifkan option IF EXISTS untuk memastikan bahwa suatu database
benar-benar ada.
Berikut ini contoh perintah untuk menghapus database dengan nama “penjualan” :
DROP DATABASE penjualan;

Membuat Tabel Baru
Bentuk umum SQL untuk membuat suatu table secara sederhana sebagai berikut :
CREATE TABLE nama_tabel (field1 tipe(panjang), field2 tipe(panjang), fieldn tipe(panjang), PRIMARY KEY (field_key));
Bentuk umum di atas merupakan bentuk umum pembuatan tabel yang sudah disederhanakan. Penamaan tabel dan field memiliki aturan yang sama dengan penamaan database.
Sebagai contoh, kita akan membuat tabel baru dengan struktur sebagai
berikut :
Nama tabel : pelanggan
No Nama Field Tipe Panjang
1 id_pelanggan * Varchar 5
2 nm_pelanggan Varchar 30
3 alamat Text -
4 telepon Varchar 20
5 email Varchar 50
Untuk membuat tabel tersebut di atas, query atau perintah SQL-nya adalah
sebagai berikut :
CREATE TABLE pelanggan (
id_pelanggan varchar(5) NOT NULL,
nm_pelanggan varchar(30) NOT NULL,
alamat text,
telepon varchar (20),
email varchar (50),
PRIMARY KEY(id_pelanggan)
);
Jika query untuk membuat tabel di atas berhasil dijalankan, maka akan
ditampilkan pesan sebagai berikut :
Query OK, 0 rows affected (0.16 sec)

Pada perintah di atas, beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. CREATE TABLE merupakan perintah dasar dari pembuatan table.
2. pelanggan merupakan nama tabel yang akan dibuat.
3. id_pelanggan, nm_pelanggan, alamat, telepon dan email merupakan nama field.
4. varchar dan text merupakan tipe data dari field
5. NOT NULL merupakan option untuk menyatakan bahwa suatu field tidak boleh kosong.
6. PRIMARY KEY merupakan perintah untuk menentukan field mana yang akan dijadikan primary key pada tabel.
7. 5, 10, 30 dan 50 di belakang tipe data merupakan panjang maksimal dari suatu field.
8. Untuk tipe data date dan text (juga date dan blob) panjang karakter maksimalnya tidak perlu ditentukan.
9. Jangan lupa akhiri perintah dengan titik-koma (;)

Selanjutnya untuk melihat tabel mhs sudah benar-benar sudah ada atau
belum, ketikkan perintah berikut ini :
SHOW TABLES;
Perintah di atas akan menampilkan seluruh tabel yang sudah ada dalam suatu database. Contoh hasil dari perintah di atas adalah sebagai berikut :
+---------------------+
| Tables_in_penjualan |
+---------------------+
| pelanggan |
+---------------------+
1 rows in set (0.01 sec)

Untuk melihat struktur tabel “mhs” secara lebih detail, cobalah perintah atau query sebagai berikut :
DESC pelanggan;
DESC merupakan singkatan dari DESCRIBE (dalam query bisa ditulis lengkap atau hanya 4 karakter pertama) dan pelanggan adalah nama tabel yang akan dilihat strukturnya. Dari perintah di atas, akan ditampilkan struktur tabel pelanggan sebagai berikut :
+--------------+-------------+------+-----+---------+-------+
| Field | Type | Null | Key | Default | Extra |
+--------------+-------------+------+-----+---------+-------+
| id_pelanggan | varchar(5) | NO | PRI | | |
| nm_pelanggan | varchar(30) | NO | | | |
| alamat | text | YES | | NULL | |
| telepon | varchar(20) | YES | | NULL | |
| email | varchar(50) | YES | | NULL | |
+--------------+-------------+------+-----+---------+-------+
5 rows in set (0.00 sec)

Dari struktur tabel mhs yang ditampilkan di atas, dapat diketahui bahwa :
􀂃 Terdapat 5 (lima) field dengan tipe masing-masing.
􀂃 Primary Key dari tabel pelanggan adalah id_pelanggan. Lihat kolom Key pada field id_pelanggan.
􀂃 Untuk field id_pelanggan dan nm_pelanggan defaultnya tidak boleh kosong. Lihatlah kolom Null dan Default pada field id_pelanggan dan nm_pelanggan.
􀂃 Untuk field alamat, telepon dan email default-nya boleh kosong. Lihatlah kolom Null dan Default pada field alamat dan telepon.

Mengubah Struktur Table dengan ALTER
Untuk mengubah struktur suatu tabel, bentuk umum perintah SQL-nya sebagai berikut :
ALTER TABLE nama_tabel alter_options; 
dimana :
􀂃 ALTER TABLE merupakan perintah dasar untuk mengubah tabel.
􀂃 nama_tabel merupakan nama tabel yang akan diubah strukturnya.
􀂃 alter_options merupakan pilihan perubahan tabel. Option yang bisa digunakan, beberapa di antaranya sebagai berikut :
» ADD definisi_field_baru 
Option ini digunakan untuk menambahkan field baru dengan
“definisi_field_baru” (nama field, tipe dan option lain).
» ADD INDEX nama_index
Option ini digunakan untuk menambahkan index dengan nama
“nama_index” pada tabel.
» ADD PRIMARY KEY (field_kunci)
Option untuk menambahkan primary key pada tabel
» CHANGE field_yang_diubah definisi_field_baru
Option untuk mengubah field_yang_diubah menjadi definisi_field_baru
» MODIFY definisi_field
Option untuk mengubah suatu field menjadi definisi_field
» DROP nama_field
Option untuk menghapus field nama_field
» RENAME TO nama_tabel_baru
Option untuk mengganti nama tabel
Beberapa contoh variasi perintah ALTER untuk mengubah struktur suatu tabel antara lain :

1. Menambahkan field “tgllahir” ke tabel pelanggan
ALTER TABLE pelanggan ADD tgllahir date NOT NULL;
2. Menambahkan primary key pada suatu tabel
ALTER TABLE pelanggan ADD PRIMARY KEY(id_pelanggan);
3. Mengubah tipe field tgllahir menjadi varchar dalam tabel pelanggan
ALTER TABLE pelanggan MODIFY tgllahir varchar(8) NOT NULL;
4. Menghapus field tgllahir dari tabel pelanggan
ALTER TABLE pelanggan DROP tgllahir;

Mengubah Nama Tabel
Untuk mengubah nama suatu tabel, dapat menggunakan perintah SQL sbb :
RENAME TABLE pelanggan TO plg;
ALTER TABLE plg RENAME TO pelanggan;
Perintah di atas akan mengubah tabel pelanggan menjadi plg dan sebaliknya.

Menghapus Tabel
Untuk menghapus sebuah tabel, bentuk umum dari perintah SQL adalah sebagai berikut :
DROP TABLE nama_tabel;
Contohnya kita akan menghapus tabel dengan nama “pelanggan” maka perintah SQL-nya adalah :
DROP TABLE pelanggan;

Menambah Record dengan INSERT
Bentuk umum perintah SQL untuk menambahkan record atau data ke dalam suatu tabel adalah sebagai berikut :
INSERT INTO nama_tabel VALUES (‘nilai1’,’nilai2’,...);
atau dapat dengan bentuk sebagai berikut :
INSERT INTO nama_tabel(field1,field2,...)
VALUES (‘nilai1’,’nilai2’,...);
atau dapat juga dengan bentuk sebagai berikut :
INSERT INTO nama_tabel
SET field1=’nilai1’, field2=’nilai2’,...;
Sebagai contoh, kita akan menambahkan sebuah record ke dalam tabel
pelanggan yang telah kita buat sebelumnya. Berikut ini perintah SQL untuk
menambahkan sebuah record ke dalam tabel pelanggan :
INSERT INTO pelanggan VALUES ('P0001', 'Achmad
Solichin','Jakarta Selatan', '0217327762',
'achmatim@gmail.com');
Jika perintah SQL di atas berhasil dieksekusi maka akan ditampilkan pesan
sebagai berikut :
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
Setelah perintah SQL di atas berhasil dieksekusi, maka record atau data dalam tabel pelanggan akan bertambah. Jalankan perintah berikut ini untuk melihat isi tabel pelanggan !
SELECT * FROM pelanggan;
Dan berikut ini hasil dari perintah SQL di atas :
+--------------+-----------------+-----------------+------------+-----
---------------+
| id_pelanggan | nm_pelanggan | alamat | telepon |
email |
+--------------+-----------------+-----------------+------------+-----
---------------+
| P0001 | Achmad Solichin | Jakarta Selatan | 0217327762 |
achmatim@gmail.com |
+--------------+-----------------+-----------------+------------+-----
---------------+
1 row in set (0.00 sec)

Mengedit Record dengan UPDATE
Proses update bisa sewaktu-waktu dilakukan jika terdapat data atau record dalam suatu tabel yang perlu diperbaiki. Proses update ini tidak menambahkan data (record) baru, tetapi memperbaiki data yang lama. Perubahan yang terjadi dalam proses update bersifat permanen, artinya setelah perintah dijalankan tidak dapat di-cancel (undo).
Bentuk umum perintah SQL untuk mengedit suatu record atau data dari suatu tabel adalah sebagai berikut :
UPDATE nama_tabel SET field1=’nilaibaru’
[WHERE kondisi];
Pada perintah untuk update di atas :
􀂃 UPDATE merupakan perintah dasar untuk mengubah record tabel.
􀂃 nama_tabel merupakan nama tabel yang akan diubah recordnya.
􀂃 Perintah SET diikuti dengan field-field yang akan diubah yang mana diikuti juga dengan perubahan isi dari masing-masing field. Untuk mengubah nilai dari beberapa field sekaligus, gunakan koma (,) untuk memisahkan masingmasing field.
􀂃 Perintah WHERE diikuti oleh kondisi tertentu yang menentukan record mana
yang akan diedit (diubah). Perintah WHERE ini boleh ada boleh juga tidak.
Jika WHERE tidak ditambahkan pada perintah update maka semua record
dalam tabel bersangkutan akan berubah.
Perhatikan beberapa contoh perintah UPDATE tabel pelanggan berikut ini !
1. Mengubah alamat menjadi “Tangerang” untuk pelanggan yang mempunyai id
‘P0001’
UPDATE pelanggan SET alamat='Tangerang' WHERE
id_pelanggan='P0001';
Dan jika query di atas berhasil dieksekusi maka akan ditampilkan hasil
sebagai berikut :
Query OK, 1 row affected (0.27 sec)
Rows matched: 1 Changed: 1 Warnings: 0

2. Mengubah email menjadi “budi@luhur.com” dan alamat menjadi “Bandung”
untuk pelanggan yang mempunyai id_pelanggan ‘P0002’
UPDATE pelanggan SET email='budi@luhur.com',
alamat='Bandung' WHERE id_pelanggan='P0002';
Menghapus Record dengan DELETE
Proses delete dilakukan jika terdapat data atau record dalam suatu tabel
yang perlu dihapus atau dihilangkan. Perubahan yang terjadi dalam proses delete
bersifat permanen, artinya setelah perintah dijalankan tidak dapat di-cancel
(undo). Jadi berhati-hatilah dengan perintah delete !
Bentuk umum perintah SQL untuk menghapus suatu record atau data dari
tabel adalah sebagai berikut :
DELETE FROM nama_tabel [WHERE kondisi];
Pada perintah untuk delete di atas :
􀂃 DELETE FROM merupakan perintah dasar untuk menghapus suatu record
dari tabel.
􀂃 nama_tabel merupakan nama tabel yang akan dihapus recordnya.
􀂃 Perintah WHERE diikuti oleh kondisi tertentu yang menentukan record mana
yang akan dihapus (didelete). Perintah WHERE ini boleh ada boleh juga tidak.
Namun demikian, jika WHERE tidak ditambahkan pada perintah delete maka
semua record dalam tabel bersangkutan akan terhapus. Jadi jangan lupa
menambahkan WHERE jika kita tidak bermaksud mengosongkan tabel
Perhatikan beberapa contoh perintah DELETE dari tabel pelanggan berikut
ini !

1. Menghapus data pelanggan yang mempunyai id_pelanggan P0005
DELETE FROM pelanggan WHERE id_pelanggan='P0005';
Dan jika query di atas berhasil dieksekusi dan record yang akan dihapus ada,
maka akan ditampilkan hasil sebagai berikut :
Query OK, 1 row affected (0.11 sec)

2. Menghapus semua pelanggan yang beralamat di “Bandung”
DELETE FROM pelanggan WHERE alamat='Bandung';

Menampilkan Record dengan SELECT
Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan sesuatu. Sesuatu di sini
bisa berupa sejumlah data dari tabel dan bisa juga berupa suatu ekspresi.
Dengan SELECT kita bisa mengatur tampilan atau keluaran sesuai tampilan yang
diinginkan.
Bentuk dasar perintah SELECT data dari tabel adalah sebagai berikut :
SELECT [field | *] FROM nama_tabel [WHERE kondisi];
Perhatikan beberapa contoh perintah SELECT dari tabel pelanggan berikut
ini !

1. Menampilkan seluruh data atau record (*) dari tabel pelanggan
SELECT * FROM pelanggan;
Dan jika query di atas berhasil dieksekusi maka akan ditampilkan hasil
sebagai berikut :
+--------------+-----------------+----------------------------------+--
----------+---------------------+
| id_pelanggan | nm_pelanggan | alamat |
telepon | email |
+--------------+-----------------+----------------------------------+--
----------+---------------------+
| P0001 | Achmad Solichin | Jakarta Selatan |
0217327762 | achmatim@gmail.com |
| P0002 | Agus Rahman | Jl H Said, Tangerang |
0217323234 | agus20@yahoo.com |
| P0003 | Doni Damara | Jl. Raya Cimone, Jakarta Selatan |
0214394379 | damara@yahoo.com |
| P0004 | Reni Arianti | Jl. Raya Dago No 90 |
0313493583 | renren@yahoo.co.id |
| P0005 | Dewi Aminah | Jl Arjuna No 40 |
0314584883 | aminahoke@plasa.com |
| P0006 | Chotimatul M | RT 04 RW 02 Kel Pinang sari |
0219249349 | fixiz@yahoo.co.id |
+--------------+-----------------+----------------------------------+--
----------+---------------------+
6 rows in set (0.00 sec)

2. Menampilkan field id_pelanggan dan nm_pelanggan dari seluruh
pelanggan dalam tabel pelanggan
SELECT id_pelanggan, nm_pelanggan FROM pelanggan;
Jika query di atas berhasil dieksekusi maka akan ditampilkan hasil sebagai
berikut :
+--------------+-----------------+
| id_pelanggan | nm_pelanggan |
+--------------+-----------------+
| P0001 | Achmad Solichin |
| P0002 | Agus Rahman |
| P0003 | Doni Damara |
| P0004 | Reni Arianti |
| P0005 | Dewi Aminah |
| P0006 | Chotimatul M |
+--------------+-----------------+
6 rows in set (0.00 sec)

Sekian penjelasan dari saya mengenai cara membuat database pada CMD

TERIMAKASIH
DIMOHON KOMEN jika masih ada pertanyaan yang lainnya atau penjelasan yang kurang jelas.

Macam-Macam Dan Kegunaan Tipe Data Field didalam MySqL

Macam-Macam Dan Kegunaan Tipe Data Field didalam MySqL

macam-macam tipe data

Kali ini saya akan menjelaskan macam-macam dan kegunaan dari tipe data yang ada pada database.
tentunya semua tipe data mempunyai kegunaan dan kelebihan masing-masing.
Mungkin banyak yang belum tau apa itu INT, CHAR, VACHAR, DATE, TIME, BOOLEAN, DAN LAINNYA.
Yuk langsung saja simak penjelasan di bawah ini :

Tipe-tipe Field (Kolom) MySQL
MySQL memiliki cukup banyak tipe data untuk field (kolom) tabel. Tipe field
(kolom) ini menentukan besar kecilnya ukuran suatu tabel. Tipe field di MySQL
setidaknya terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu numerik, string, date-andtime,
dan kelompok himpunan (set dan enum). Masing-masing tipe field memiliki
batasan lebar dan ukurannya.

Tipe Numeric
Tipe data numerik digunakan untuk menyimpan data numeric (angka). Ciri
utama data numeric adalah suatu data yang memungkinkan untuk dikenai
operasi aritmatika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe
numerik:

1. TINYINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif
dan negatif.
Jangkauan : -128 s/d 127
Ukuran : 1 byte (8 bit).

2. SMALLINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif
dan negatif.
Jangkauan : -32.768 s/d 32.767
Ukuran : 2 byte (16 bit).

3. MEDIUMINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif
dan negatif.
Jangkauan : -8.388.608 s/d 8.388.607
Ukuran : 3 byte (24 bit).

4. INT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif
dan negatif.
Jangkauan : -2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
Ukuran : 4 byte (32 bit).

5. BIGINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif
dan negatif.
Jangkauan : ± 9,22 x 1018
Ukuran : 8 byte (64 bit).

6. FLOAT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan
positif dan negatif presisi tunggal.
Jangkauan : -3.402823466E+38 s/d -1.175494351E-38, 0, dan
1.175494351E-38 s/d 3.402823466E+38.
Ukuran : 4 byte (32 bit).

7. DOUBLE
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan
positif dan negatif presisi ganda.
Jangkauan : -1.79...E+308 s/d -2.22...E-308, 0, dan
2.22...E-308 s/d 1.79...E+308.
Ukuran : 8 byte (64 bit).

8. REAL
Merupakan sinonim dari DOUBLE.

9. DECIMAL
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan
positif dan negatif.
Jangkauan : -1.79...E+308 s/d -2.22...E-308, 0, dan
2.22...E-308 s/d 1.79...E+308.
Ukuran : 8 byte (64 bit).

10. NUMERIC
Merupakan sinonim dari DECIMAL.

Tipe Date dan Time
Tipe data date dan time digunakan untuk menyimpan data tanggal dan
waktu. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok
tipe date dan time:

11. DATE
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tanggal.
Jangkauan : 1000-01-01 s/d 9999-12-31 (YYYY-MM-DD)
Ukuran : 3 byte.

12. TIME
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data waktu.
Jangkauan : -838:59:59 s/d +838:59:59 (HH:MM:SS)
Ukuran : 3 byte.

13. DATETIME
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tanggal dan waktu.
Jangkauan : '1000-01-01 00:00:00' s/d '9999-12-31 23:59:59'
Ukuran : 8 byte.

14. YEAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tahun dari tanggal.
Jangkauan : 1900 s/d 2155
Ukuran : 1 byte.
Tipe String (Text)
Tipe data string digunakan untuk menyimpan data string (text). Ciri utama
data string adalah suatu data yang memungkinkan untuk dikenai operasi
aritmatika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Berikut
ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe string:

15. CHAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data string ukuran tetap.
Jangkauan : 0 s/d 255 karakter

16. VARCHAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data string ukuran dinamis.
Jangkauan : 0 s/d 255 karakter (versi 4.1), 0 s/d 65.535 (versi 5.0.3)

17. TINYTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 255 karakter (versi 4.1), 0 s/d 65.535 (versi 5.0.3)

18. TEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 65.535 (216 - 1) karakter

19. MEDIUMTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 224 - 1 karakter

20. LONGTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan : 0 s/d 232 - 1 karakter

Tipe Data yang Lain
Selain tipe data di atas, MySQL juga menyediakan tipe data yang lain. Tipe
data di MySQL mungkin akan terus bertambah seiring dengan perkembangan
versi MySQL. Berikut ini beberapa tipe data tambahan MySQL:

21. ENUM
Penggunaan : enumerasi (kumpulan data).
Jangkauan : sampai dengan 65535 string.

22. SET
Penggunaan : combination (himpunan data).
Jangkauan : sampai dengan 255 string anggotas.

SEKIAN PENJELASAN DARI KAMI.
Apabila kurang jelas atau kurang paham anda bisa bertanya dengan berkomentar di bawah.

TERIMAKASIH BANYAK

PENGERTIAN BASIS DATA, DATABASE, DBMS, RDBMS Dan Fitur-Fitur MySqL

PENGERTIAN DATABASE, DBMS DAN RDBMS


Pengenalan Database, DBMS dan RDBMS
Basis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di
dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu
program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut
(http://id.wikipedia.org/wiki/Database). Database digunakan untuk menyimpan
informasi atau data yang terintegrasi dengan baik di dalam komputer.
Untuk mengelola database diperlukan suatu perangkat lunak yang disebut
DBMS (Database Management System).

DBMS merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien.
Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan memanipulasi data yang
ada.

Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System
merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau
hubungan antar tabel. Di samping RDBMS, terdapat jenis DBMS lain, misalnya
Hierarchy DBMS, Object Oriented DBMS, dsb.
Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan
dalam aplikasi program antara lain :

􀂃 DB2 - http://www-306.ibm.com/software/data/db2/
􀂃 Microsoft SQL Server - http://www.microsoft.com/sql/
􀂃 Oracle - http://www.oracle.com
􀂃 Sybase - http://www.sybase.com/
􀂃 Interbase - http://www.borland.com/interbase
􀂃 Teradata - http://www.teradata.com/
􀂃 Firebird - http://www.firebirdsql.org/
􀂃 MySQL – http://www.mysql.com
􀂃 PostgreSQL - http://www.postgresql.org/

1. Table
Sebuah tabel merupakan kumpulan data (nilai) yang diorganisasikan ke dalam
baris (record) dan kolom (field). Masing-masing kolom memiliki nama yang
spesifik dan unik.

2. Field
Field merupakan kolom dari sebuah table. Field memiliki ukuran type data
tertentu yang menentukan bagaimana data nantinya tersimpan.

3. Record
Field merupakan sebuah kumpulan nilai yang saling terkait.

4. Key
Key merupakan suatu field yang dapat dijadikan kunci dalam operasi tabel.
Dalam konsep database, key memiliki banyak jenis diantaranya Primary Key,
Foreign Key, Composite Key, dll.

5. SQL
SQL atau Structured Query Language merupakan suatu bahasa (language) yang
digunakan untuk mengakses database. SQL sering disebut juga sebagai query.

6. Hierarki Database
Dalam konsep database, urutan atau hierarki database sangatlah penting.
Urutan atau hierarki database digambarkan dalam gambar sbb :



MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL
(bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread,
multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat
MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General
Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk
kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak seperti PHP atau Apache yang merupakan software yang
dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki
oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah
perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak
cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang
Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan
Michael "Monty" Widenius.
MySQL dapat didownload di situs resminya, http://www.mysql.com.

Fitur-fitur MySQL antara lain :
1.  Relational Database System. Seperti halnya software database lain yang
ada di pasaran, MySQL termasuk RDBMS.

2. Arsitektur Client-Server. MySQL memiliki arsitektur client-server dimana
server database MySQL terinstal di server. Client MySQL dapat berada di
komputer yang sama dengan server, dan dapat juga di komputer lain yang
berkomunikasi dengan server melalui jaringan bahkan internet.

3. Mengenal perintah SQL standar. SQL (Structured Query Language)
merupakan suatu bahasa standar yang berlaku di hampir semua software
database. MySQL mendukung SQL versi SQL:2003.

4. Mendukung Sub Select. Mulai versi 4.1 MySQL telah mendukung select
dalam select (sub select).

5. Mendukung Views. MySQL mendukung views sejak versi 5.0

6. Mendukung Stored Prosedured (SP). MySQL mendukung SP sejak versi 5.0

7. Mendukung Triggers. MySQL mendukung trigger pada versi 5.0 namun
masih terbatas. Pengembang MySQL berjanji akan meningkatkan kemampuan
trigger pada versi 5.1.

8. Mendukung replication.

9. Mendukung transaksi.

10. Mendukung foreign key.

11. Tersedia fungsi GIS.

12. Free (bebas didownload)

13. Stabil dan tangguh

14. Fleksibel dengan berbagai pemrograman

15. Security yang baik

16. Dukungan dari banyak komunitas

17. Perkembangan software yang cukup cepat.

Cara Membuat Koneksi Xampp di Php dan Mysqli Beserta Contohnya

Cara Membuat Koneksi Xampp di Php dan Mysqli Beserta Contohnya

cara membuat koneksi dengan mysqli



Hello kawan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat koneksi php dan mysqli
sebelum itu anda harus tau dulu mysqli itu apa?
MYSQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.(wikipedia)

MySqli dalam system Prosedural
MySQL Peningkatan Extension (MySQLi) menyediakan antarmuka prosedural serta Antarmuka Object Oriented.
Dalam artikel ini kita akan melihat ke beberapa fungsi MySQLi Prosedural umum.

mysqli_connect ()
Fungsi ini digunakan untuk menghubungkan ke
MySQL. Sebelum melakukan setiap operasi
database, Anda harus terhubung ke MySQL.
contoh code :
$link = mysqli_connect('localhost', 'root','password ', nama_database');

Untuk mencoba sebuah mysqli_connect_error(),
menghentikan MySQL server dan panggilan untuk
mysqli_connect(). Jika Anda telah mengaktifkan
kesalahan PHP, Anda akan melihat kesalahan yang
mencakup informasi seperti di disamping ini.
mysqli_connect_error() akan mengembalikan pesan
yang sama.

CONTOH 1:
<?php
$link = @mysqli_connect('localhost', 'root', '', 'test');
if (mysqli_connect_error()) {
echo 'database tidak terkoneksi';
}
// anda mulai membuat query di sini
?>

CONTOH 2:
<?php
$link = @mysqli_connect('localhost', 'root', '', 'test');
if($link){
echo 'database sukses koneksi';
}
else{
echo 'database tidak terkoneksi';
}
// anda mulai membuat query di sini

mysqli_select_db()
Untuk menambah database atau ingin
menggunakan lebih dari satu database, anda
dapat menggunakan perintah yg mysql yang
lama. Seperti contoh disamping menggunakan
dua database yaitu database ‘test’ dan
database ‘test1’.

CONTOH :
<?php
$link = @mysqli_connect('localhost', 'root', '', 'test');
if ($link){
echo 'test DB terkoneksi ';
}
$db2=mysqli_select_db($link, 'test1');
if ($db2){
echo 'DAN db2 terkoneksi';
}
?>

mysqli_query ()
Ini adalah fungsi yang digunakan untuk
mengeksekusi query MySQL. Menampilkan
hasil set MySQL (resource) yang dapat
digunakan dalam fungsi seperti
mysqli_fetch_array ().

CONTOH :
<?php
$link = @mysqli_connect('localhost', 'root', '', 'test');
$query = "SELECT * FROM siswa";
$hasil= mysqli_query($link, $query);
// display result di sini
}
mysqli_close($link);
?>

mysqli_fetch_array ()
Fungsi ini digunakan untuk membaca
data dari hasil set MySQL (dikembalikan
oleh mysqli_query a ()). Bunyinya dan
mengembalikan satu baris data sebagai
array dan kemudian pindah pointer ke
baris berikutnya. Ketika tidak ada lagi
baris untuk kembali, ia mengembalikan
NULL. Karena perilaku ini, itu sering
digunakan dengan Sementara Loop
sebagai berikut.

CONTOH :
<?php
$link = @mysqli_connect('localhost', 'root', '', 'test');
$query = "SELECT * FROM siswa";
$hasil= mysqli_query($link, $query);
while($row = mysqli_fetch_array($hasil)){
echo $row[1];
}
mysqli_close($link);
?>

Dalam tutorial edisi WSOK selanjutnya ini akan dijelaskan kegunaan dari 4 (empat) fungsi yaitu
mysql_fetch_array(),
mysql_fetch_assoc(),
mysql_fetch_object() dan
mysql_fetch_row().


Sekian penjelasan saya tentang membuat koneksi dengan mysqli
Mohon jika kurang jelas sertakan komentar di bawah
TERIMAKASIH

Aplikasi Rumah Sakit Menggunakan Java Netbeans dan Mysql (CRUD)

           APLIKASI RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN JAVA NETBEANS DAN MYSQL

Rumah Sakit
 
Sebelum ke intinya kita harus mengenal apa sih JAVA, NETBEANS DAN MYSQL itu?

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. (wikipedia)

NETBEANS adalah suatu serambi pengembangan perangkat lunak yang dituliskan dalam bahasa pemrograman Java. Serambi NetBeans pun memerkenankan suatu pengembangan aplikasi dilakukan dengan dimulai dari sesetel pembentukan kesatuan perangkat lunak modular yang dinamai modules.(wikipedia)

Semula, aplikasi NetBeans IDE ini diperuntukkan demi suatu pengembangan dalam Java. Namun, aplikasi ini juga mendukung program-program pembuatan bahasa lain secara khusus seperti PHP, C/C++ dan HTML5.

NetBeans adalah lintas platform serta penerapannya dijalankan pada Microsoft Windows, Mac OS X, Linux, Solaris dan serambi-serambi lain yang mendukung suatu JVM yang sepadan.


MYSQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.(wikipedia)
        
Nah itu sedikit review darai apa yang dimaksut dalam pembuatan APLIKASI RUMAH SAKIT.

Jika kita ingin membuat sebuah aplikasi RUMAH SAKIT yang harus kita lakukan adalah menganalisa kebutuhan data yang harus dilakukan untuk membuat sebuah aplikasi atau system.
banyak juga para pembuat aplikasi sendiri tidak tau buat apa aplikasi itu dan mungkin juga aplikasi dibuat hanya untuk memenuhi tugas kuliah saja, sebenarnya itu salah besar, ketika analisis kebutuhan data tidak tepat akan memungkinkan dalam pembuataan aplikasi itu menjadi sia-sia.
Naahhh Apa sih tujuan dibuatnya aplikasi atau system itu?
sekarang saya akan menjelaskan sedikit review saja, bahwa pembuatan aplikasi atau system itu tidak lain untuk mempermudah pekerjaan manusia.
Seperti halnya robot yang dapat di pergunakan untuk kepentingan manusia itu sendiri, maka dari itu aplikasi atau system harus bermanfaat dan mudah digunakan.

Disini saya akan membagikan program atau aplikasi RUMAH SAKIT
Kalian pasti tau kan RUMAH SAKIT, mengapa saya membuat apliasi RUMAH SAKIT? jawabannya adalah karena masih banyak metode dalam Rumah sakit terhadap PASIEN masih menggunakan manual, dengan adanya aplikasi ini banyak keuntungan yang di dapat, salah satunya mempermudah dalam segala hal transaksi.
Mungkin aplikasi ini belum sempurna karena ini dibuat bukan untuk diperjual belikan, melainkan untuk pembelajaran kuliah saya.

yukk langsung saja dari pada penasaran

Gambar di bawah ini adalah gambaran atau screen shot aplikasi RUMAH SAKIT.

1. Menu LOGIN dengan username dan password admin. Jika anda mau menambahkan user baru.
Menu login ini adalah menu awal mula ketika aplikasi program rumah sakit ini di jalankan, jadi ketika user akan menggunakan aplikasi ini harus memasukkan username dan password, jika tidak punya maka yang harus dilakukan adalah memilih user baru untuk membuat admin baru agar bisa login ke aplikasi.

Login

2. DATA USER (anda bisa menambahkan user dengan nama anda) (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , dan KELUAR).
Forrm user ini adalah form dimana user bisa membuat admin baru untuk login ke aplikasi, jadi jika tidak punya data admin di database maka dipastikan tidak bisa masuk ke aplikasi, tujuan lainnya adalah untuk memperketat keamanan yang ada pada aplikasi ini.


3. MENU UTAMA APLIKASI KLINIK RUMAH SAKIT.
Menu Utama ini adalah tampilan ketika sudah melakukan login, tamplan ini mungkin belum sempurna maka jika ingin menyempurnakannya anda bisa mengubahnya setelah mendownloadnya.
Pada menu utama ini terdapat button antara lain Pasien, dokter, perawat, obat, kamar, pemeriksaan, rawat jalan, rawat inap dan exit.


4. DATA PASIEN (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , dan KELUAR).
Data pasien ini adalah untuk memasukkan siapa saja yang menjadi pasien di rumah sakit ini, jadi setiap pasien akan disimpan datanya di database untuk laporan ke atasan.


 5. DATA DOKTER (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , dan KELUAR).
Data dokter digunakan untuk mendata dokter yang ada pada klinik rumah sakit ini, jadi pasien juga bisa mengetahui siapa dokter yang akan memeriksanya.



6. DATA RESEP OBAT (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , dan KELUAR)
Resep obar ini digunakan untuk keperluan obat yang akan ditujukan untuk pasien, bahwa data stok obat yang ada akan menjadi referensi pasien jika obat tidak ada


 7. DATA RUANGAN RUMAH SAKIT (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , dan KELUAR).
Ruangan/kamar adalah untuk memastikan ruangan berapa yang ada di rumah sakit ini, form ruangan ini bisa juga menjadi perujuk penjenguk agar dapat mengetahui siapa yang akan dijemput.


 8. DATA PERAWAT (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , dan KELUAR)
Data perawat digunakan untuk mengetahui perawat yang ada di rumah sakit.


9. TABEL PEMERIKSAAN (disini kita bisa melakukan pemeriksaan pasien dengan metode diagnosa, jika diagnosa RINGAN maka akan ke form RAWAT JALAN dan jika diagnosa BERAT maka akan ke form RAWAT INAP).




 10. FORM RAWAT JALAN (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI , CETAK, dan KELUAR).
Form  ini digunakan untuk mendata bahwa pasien telah di rawan jalan agar bisa mengetahui detail data yang di teerima.


 11. FORM RAWAT INAP (anda bisa SIMPAN, EDIT, HAPUS, BATAL, CARI, CETAK,  dan KELUAR).
form rawat inap digunakan untuk mengetahui pasien yang akan melakukan rawat jalan dengan sistem otomatis.



 12. MENCETAK TRANSAKSI YANG DI LAKUKAN (CETAK CARI dan KELUAR).
Untuk mencetak transaksi yang sudah kita lakukan di rumah sakit, kita akan tau bahwa data-data yang di terima benar.
Form cetak ini mungkin sudah menggunakan print otomatis.

Faktur Transaksi

YA kurang lebih begitulah representasi dari aplikasi yang saya buat.
Aplikasi RUMAH SAKIT ini sangatlah jauh dari kata sempurna, tapi setidaknya aplikasi ini dapat menjadi bahan referensi atau pembelajaran buat anda.

Jika anda mengingnkan aplikasi ini, akan saya bagikan gratis untuk anda, karena berbagi ilmu itu adalah sedekah yang baik.

Silahkan download sourcodenya  <<< Di SINI Gan >>>
format file adalah .rar dan di dalamnya ada file SQY yaitu untuk mengimport database ke XAMPP.

Pastikan anda sudah mempunyai aplikasi NETBEANS dan XAMPP.

Baca juga
 Aplikasi SPK Pemenang Tender Menggunakan Metode SAW dan TOPSIS
 Download Template Blogg Responsive
 Download Aplikasi Penjualan Ecomerse

Jika anda kesusahan dalam meng IMPORT sourcode nya anda bisa tanya lewat KOMENTAR dibawah.
Saya harap anda bisa berkomentar di bawah.
KOMENTAR anda sangat bermanfaat bagi saya karna saya menjadi tau apa ada yang masih salah.

TERIMAKASIH.
SEMOGA BERMANFAAT YA

Baru Update lagi kawan-kawan
Nih jika masih kurang paham dengan bagaimana cara open project rumah sakit ini
silahkan download <<< Cara Opent Project Aplikasi Rumah Sakit >>>